gimana sih cara buat Wedding Songlist ?

hai semua! apa kabar ?download

seneng banget, karena rutinitas adit sudah mulai berkurang, terutama setelah adit wisuda S2, udah ga perlu tak ! tik ! tuk !  lagi ketik ketik tesis, finishing rumah udah selesai, tinggal kecil kecilnya dan pemasangan, adit jadi punya waktu lebih untuk mulai lagi aktif ngisi blog. maaf banget kalo kesannya belakangan ini adit cuma isi isi blog dengan video-video yang seakan akan kayak jualan doank tapi ga informatif. hahahaha ^_^

anyway, kali ini adit mau bahas satu hal yang sering jadi topik diskusi tiap kali adit meeting dengan client, yaitu : membuat wedding songlist.<

Membuat wedding songlist sebenernya bisa dibilang gampang gak gampang. kenapa ? karena , banyak capeng capeng yang dia lupa fokus. maksudnya, bukan lupa diri, atau lupa ingatan lowh ya ! hihihi, maksudnya lupa bahwa fokus dari pesta pernikahan nanti adalah undangan yang hadir, bukan pengantinnya. contoh, kalian pesen makanan yang enak untuk siapa ? undangan. kalian dekor yang cantik agar enak dilihat untuk siapa  ? undangan. nah, kalian milih lagu untuk siapa ? undangan juga ! hehehe . di sini lah letak miskomunikasinya biasanya.

banyak client client yang pada saat memilih wedding songlist , mereka langsung mencantumkan lagu-lagu yang mereka suka, titik. mereka lupa, bahwa pada saat hari H nya nanti, mereka akan sibuk salaman koq, gak akan fokus dengan lagu. yang fokus dengan lagu nanti adalah para undangan. so, adit rasa, perlu deh kita ngebahas, point-point apa saja yang harus diperhatikan pada saat kita memilih songlist.

Tips memilih songlist ! 

  1. hal pertama yang perlu diperhatikan adalah : coba kamu perhatikan, berapa persentase undangan teman-teman, undangan orang tua dan family yang hadir. hal ini penting banget pada saat kita membuat wedding songlist lowh! contoh, kalau persentase undangan orang tua yang hadir lebih banyak, kita harus menyelipkan beberapa lagu generasi mereka, sehingga mereka merasa ‘welcome‘, dan dapat menikmati lagu lagu yang dibawakan oleh wedding entertainment kamu. bayangkan kalau kamu dateng ke wedding, tapi lagunya ga ada yang kenal, kan bt ? begitu pula dengan undangan generasi orang tua. mereka pasti seneng deh denger beberapa lagu lawas yang kita remake. ^_^
  2. Hati-hati dalam memilih lagu, jangan sampai hanya karena ingin terlalu up to date, kita akhirnya membuat wedding party kita seakan-akan seperti sweet 17th. hal ini juga perlu diperhatikan, karena pesta pernikahan memiliki sisi mature yang tidak boleh kita lupakan. mungkin ada beberapa dari kamu yang aware bahwa lagu lagu dan musisi juga memiliki segmen pasar range usia. beberapa dari mereka menargetkan segmen teenager, beberapa yang lain menargetkan segmen range usia 20+, ada pula yang menargetkan generasi orang tua kita. perbedaan dalam pentargetan range usia ini juga berpengaruh pada pilihan kata-kata yang mereka gunakan pada saat membuat lirik. untuk teenager, ada sisi rebellious-nya, ada sisi gak mature dan sifat sifat khas teenagernya. sedangkan, segmen pasar dengan range usia menengah mulai menghilangkan sisi rebellious, dan mulai lebih dewasa dalam bertutur dan bertindak. semua ini tertuang dalam lirik-lirik yang ada pada sebuah lagu. so, kamu harus lebih hati-hati dalam memilih lagu. gak mau donk, wedding party kita jadi sweet 17th ? 
  3. hal ketiga yang perlu diperhatikan adalah : jangan terlalu terpaku dengan wedding love song yang itu itu aja. contoh : close to you, i finally found some one, endless love, tonight i celebrate my love, marry me, marry you, hahaha .. coba kamu bayangkan, kalau misalnya bulan Mei ini lagi musim merit, dan temen kamu ada 10 undangan, yang kesepuluh-sepuluhnya memainkan lagu yang itu itu semua .. bosen gakk ?? haha. Banyak koq lagu lagu cinta , atau lagu lagu yang general yang dapat kita bawakan di wedding party, seperti misalnya Count on Me Bruno Mars yang sifatnya lebih kepada persahabatan, tapi in general it’s a nice song and so positive. 
  4. tapi, jangan juga terlalu ‘out of the box’ hingga akhirnya lagu kamu gak ada yang kenal sama sekali. haha . mungkin lagu indies, atau lagu lagu yang bener-bener bukan lagi ‘out of the box’ tapi jadi ‘out of the world’ hahaha.
  5. beberapa hal lain yang harus diperhatikan adalah, kamu juga harus menimbang-nimbang seperti apa sih karakter vocalistnya wedding entertainment kamu ? aku sempet shock beberapa waktu yang lalu karena ada salah satu wedding songlist yang isi nya lagu lagu rock seperti : gun and roses, greenday , dll yang jelas jelas jauh banget dari karakter aku, plus : lagu tersebut ga cocok sama sekali untuk wedding . T_ T . atau juga lagu lagu band indonesia seperti Hijau Daun, KAngen band dll, yang sebenernya gak cocok sama sekali dengan karakternya Expert as a team. bukan karena mereka jelek, tapi untuk dapat menyanyikan lagu dangdut atau cengkok melayu, itu butuh special skill lowh!
  6. last but not least, kamu harus mau mendengarkan masukan dari wedding entertainment kamu. ^_^ ini bukan curhatan, tapi adit pernah mengalami hal hal yang menyedihkan sehubungan dengan wedding songlist ini. contoh : ada beberapa lagu yang tidak mungkin diaplikasikan menjadi lagu lagu live akustik, seperti lagu clubbing, yang memang dibuat dengan software, atau lagu lagu lain seperti orkestra 100 personil, yang tidak mungkin diaplikasikan hanya dengan 5 instrument akustik. ^_^

so, nantikan tips-tips adit berikutnya ^_^

entertainment expert
wedding music entertainment jakarta
joshua aditya and hardhy
087828083777 / 085219312222
expert.entertainment@yahoo.com
line : joshua.aditya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s