ORang Tua Gw PEngen ‘Alat Musik Adat’, gw pengen Jazzy .. Gimana dunkk ??

hi Guys ! hahahaha, adit ngakak banget waktu ada beberapa client adit yang sempet berantem ama orang tua, cuma mengenai masalah babygrand piano versus alat musik adat ! Get what i mean ? Hmm.. Jadi gini ceritanya..

Buat kita anak muda, orang yang biasa stay di jakarta, atau kota besar misalnya, istilah ‘jazz’ maupun ‘jazzy’ pasti sudah familiar. JAzz memang lekat dengan aura ‘mahal’ dan ‘susah dimengerti’. Tul ? tapi, jaman sekarang penikmat jazz sudah jauh lebih banyak daripada era taun 90’s. Terutama untuk anak-anak muda kota besar. Penyanyi-penyanyi indo pun, saat ini mulai banyak yang mengusung tema JAzzy, dan terbukti sukses di pasaran, seperti Tompi, Maliq, Glenn dengan chord chord miring nya kadang-kadang, Andien, dan masih banyak lagi. Ditambah dengan JAVA JAzz Festival yang selalu padat, plus JAzz Goes To Campus yang terbukti sukses.. singkat kata, JAzz bukan lagi suatu musik yang ‘berat’ dan ‘gak gelas’ .. Nah, masalahnya .. anak-anak muda di jakarta, started from 15 – 30 ( usia produktif ) ,banyak yang merupakan anak rantau, dari kota kota lain se-Indonesia. Ada yang bekerja, ada yang kuliah, maupun sekolah. SEdangkan orang tua mereka, tinggal di luar kota JAkarta. Trus, gimana ceritanya , kalau kita mau menikah, dan ingin musik pengiringnya  ala-ala JAva Jazz? atau at least lebih modern dengan babygrand piano, tidak hanya organ tunggal atau alat musik adatan , padahal orang tua kita ‘GAK NGERTI’ dengan musik yang kita inginkan ??

Alat musik adat . Merupakan alat musik yang memang lebih familiar, di mata orang tua, lebih menghargai ad at (katanya) , tapi .. dapat dipastikan apabila alat musik adat yang mengiringi wedding party kamu, lagu yang di mainkan pun lagu adat smua, misal : tema Padang, lagunya lagu lagu minang. PAdahal, ga semua temen-temen kamu orang PAdang, dan mengerti lagu-lagu tersebut.

Musik Modern. YAng dimaksud musik modern di sini adalah : babygrand, contra bass, saxophone, trumpet, violin, flute dll yang memang lebih universal dibandingkan dengan alat musik adat. Adit memang dapet banyak PR , mesti meng-aransemen ulang lagu adat : bubuy bulan, Malam Bainai, trus ada lagi lagu jawa dan Pak KEtimpang KEtimpung, in JAzz version, tapi .. sisanya , kita memainkan lagu Indonesia, lagu BArat, yang memang lebih mencakup kepada keseluruhan undangan yang hadir. Artinya, lagu yang kita mainkan, sebagian besar dimengerti dan lebih familiar .

PErtanyaan nya sekarang, apa tujuan kamu memakai jasa Entertainment untuk Wedding kamu ?

Nah, kembali kepada pengertian Entertainment, to entertain : artinya menghibur .. menghibur siapa ? menghibur undangan. JAdi, entertainment yang kamu pakai itu  bertujuan untuk menghibur undangan yang datang. JAdi kamu mesti dengan cermat memilah, mengenai latar tamu undangan kamu nantinya. APakah sebagian besar tamu dari orang tua ? tamu dari kantor ? dll ..

Cerita nya akan sedikit berbeda, apabila kamu mengadakan pesta di daerah tempat kelahiran kamu , dibandingkan dengan pesta yang kamu adakan di Jakarta. Tentu, apabila kamu mengadakan pesta di tempat kelahiran kamu, yang datang hampir dapat dipastikan, satu bahasa dan satu latar belakang adat. Sedangkan JAkarta, merupakan tempat yang plural. Mungkin : boss kamu bule ? temen kantor kamu orang Sunda, sedangkan kamu orang Bengkulu ? Atau, ada yang Chinese , sedangkan kamu orang Bali ? nah, titik tengah dari semua problem latar belakang yang berbeda adalah, dengan menghadirkan satu entertainment yang lebih universal. Tul ?

Kamu dapat menggunakan latar belakang penjelasan yang adit describe di atas kepada orang tua kamu. Semoga mereka mengerti, latar belakang kenapa kamu memilih alat musik yang lebih universal.


JOSHUA !

Sedikit intermezzo .. ^_^ hari ini , adit lagi senengg banget ^_^ .. kemaren , salah satu client adit , namanya mbak Fransisca chatting ama adit. Dia menikah tanggal 4 Juli 2009, di Bogor. Dengan adat Jawa. Dia uda stay di USA. Memang siy, suaminya bule Amrik . Lucu banget dulu, suaminya bule pake blangkon.. hehe .. Dia cerita , dia sekarang uda mengandung, anak laki-laki. Dua bulan lagi melahirkan.

Dan dia memutuskan untuk memberi nama Joshua! Huahahahaha .. Adit sangat tersanjung mendengar itu .. Joshua dalam tokoh alkitab memang seorang yang optimis, tough, ga gampang nyerah pada keadaan sekitar , percaya yang terbaik . (AMINNN.. ) Selama aku nge-wedding, adit selalu ketemu client yang baik, ramah, dan akhirnya selalu jadi temen .. Semoga seterusnya seperti itu yaa..  ^_^

Untuk Mbak Fransisca, semoga lancar ya mbak persalinannya, God Bless ^_^

KONSEP DEKORASI mesti NYAMBUNG GAK YA DENGAN KONSEP MUSIK NYA ?

Hi Couplez !

gimana kabar kalian  ? Minggu ini kebetulan adit ada break 1 minggu .. minggu santai .. hehe .. Capekk sekaligus exciting memang, ikut berpartisipasi dalam wedding -wedding party setiap bulannya .. ^_^ ..  Hmm.. minggu ini kebetulan banget, adit dapet tema tulisan yang lucu, dan sekaligus mungkin sempat terbesit dalam pikiran kamu semua .. Mesti Gak Ya Dekorasi jadi Satu Konsep Dengan Musik nya ?

Sebelum adit jawab pertanyaan kamu , yukks kita ngobrol-ngobrol sebentar tentang konsep musik dan konsep dekor itu sendiri ..

DE-KOR plus VENUE

dekorasi biasanya pertama-tama dilihat dari konsep dasar venue yang kamu pilih. Maksudnya, setiap venue memiliki aura yang berbeda beda. KOQ ? hmm, biar lebih mudah adit kasih contoh aja ya .. Misalnya gedung ARSIP , karena dia sedikit-sedikit classic outdoor, pastinya paling enak kalau kita membuat konsep dekorasinya yang lebih ke arah elegan, tapi lebih bersifat GARDEN PARTY . tuull ?? Pasti seru banget, kalau kita membuat konsepnya sedikit tropical, atau mungkin lebih ke arah CARNAVAL party  ? gimana menurut kamu ? Nah, sedangkan ruangan yang seperti GRANADI, misalnya , lampu besarn nan megah di tengah ruangan tersebut memperkuat kesan classic indoor yang romantic . JAdi dekorasi yang mewah dengan nuansa warna coklat – hijau dan gold yang natural akan memperkuat kesan ‘mahal’ dari ruangan tersebut.  Untuk tempat-tempat yang sangat luas dengan langit-langit yang tinggi seperti BALAI SAMUDERA, tentu menjadi pengecualian. Ruang yang luas seperti itu sangat mudah didekor. KAmu bisa membawa selusin Pohon kelapa/ palem untuk menghadirkan suasana TROPICAL tanpa khawatir ruang tersebut penuh sesak hanya untuk dekornya, atau kamu dapat membawa masuk suasana ROMAN dengan set sofa yang elegan tanpa khawatir ruang tersebut menjadi sulit untuk ruang gerak undangan kamu .. tul ?

Nah, setelah kamu menentukan konsep dasar dari dekorasi kamu, dan juga aura venue tersebut, skarang ada hal lain yang mungkin perlu kamu pertimbangkan. Konsep musik yang seperti apa yang kamu pilih?

Banyak couplez yang lupa untuk menyesuaikan konsep musik dengan dekorasinya. Padahal, seharusnya musik yang disajikan, menjadi se-jiwa dengan dekorasi yang ada. Contoh : dekorasi dengan konsep tropikal , tidak akan cocok apabila musiknya romantic love song , tul ? atau dekorasinya romantis, dengan warna girlie, seperti pink, ungu muda, putih, tidak mungkin cocok dengan konsep musik samba, dengan perkusi yang memang lebih fun dan happening sifatnya. gimana menurut kamu ?

synchronization

Yupphh! Sinkronisasi itu penting , karena setiap elemen dalam suatu acara seharusnya saling mendukung dan blended, tidak terpisah sendiri-sendiri. tul ? So, kamu mesti menyesuaikan, konsep musik dengan dekorasi yang kamu ciptakan sehingga atmosfernya tidak divergen. Gimana sih caranya ?

Berikut beberapa tips dari adit :

  1. Untuk garden party, atau tropical concept :  pilihan lagu kamu harus groovy dan medium beat, jangan terlalu slow, karena garden party /tropical concept harus happening dan fun. Kecerian menjadi topik utama dalam pesta kamu. Semua yang datang harus merasakan feel : “this is the party! ” Kamu dapat menambahkan perkusi atau jazzy drum yang akan lebih menyemarakkan lagu-lagu yang dibawakan nantinya. Satu atau dua penyanyi tidak masalah selama pilihan lagu nya tepat. JAngan terlalu banyak love songs. Atau, kalaupun kamu mau lagu lovesongs, lagu tersebut di retouch dengan versi bossas nya atau lebih swing sedikit pun akan terdengar asik dan tidak ngantuk. ^_^
  2. Romantic , lovely party : pilihan lagu kamu memang lebih ke arah jazzy love songs, dengan konsep elegan, seakan-akan semua yang hadir tersihir dengan magical love songs yang mengalun indah. Tidak ada lagu-lagu perang urat leher, lebih ke suasana classic namun cantik dan ‘mahal’. Pesta kamu akan berkesan ‘ningrat’ dari golongan bangsawan. ^_^ ..
  3. Lounge for a private party : satu penyanyi dengan gitar, flute, dan contra bass sangat pas untuk wedding party jenis ini. ^_^ .. apabila kamu ingin menggunakan babygrand, cukup 1 vocalis dan piano tersebut , untuk menghindarkan kesan penuh dan berisik . Dalam private party seperti ini, undangan akan lebih saling bercengkarama satu dengan yang lainnya, suasana sedikit redup, dekorasi minimalis, dengan pengantin yang minggle, mungkin tanpa pelaminan, akan memperkuat kesan HANGAT . so, jangan pilih lagu yang berisik, maupun instrumet yang penuh ..
  4. adatan,  traditional party : biasanya konsep dekorasi untuk pesta tradisional lebih cenderung penuh. Dengan panggung yang tertata indah dan megah, konsep gaun pengantin yang khas , dan konsep ruang yang sudah baku akan membuat kita lebih leluasa untuk memilih konsep musik yang dimainkan. Selama ini, walaupun konsep utamanya adalah traditional, banyak client adit yang memilih musik pengiring santap malam nya dengan tema jazzy. Lagu pilihannya pun variatif, mulai lagu rock minta di retouch jadi bossas, lagu adat diretouch jazzy, lagu indonesia taun 80 an diretouch jazzy, sampai lagu Titiek Puspa pun diretouch ! ^_^ .. So, buat kamu yang konsepnya traditional-an, pasti lega deh! Lagu-lagu andalan kamu akan dapat kita mainkan lebih leluasa, tull ?? ^_^

so, semoga tips dari adit cukup membantu kamu untuk memilih jenis entertainment dan lagu yang akan dimainkan .. ^_^